Celoteh Asa 56 (labuhan asa)
Aku pernah bertahan ditengah labuhan yang jauh berbeda dengan dermagaku dulu
Aku pernah tumbang menahan apa yang ku rasa
Hingga saat pelupuk mata ku tak sanggup melihat siapa yang berlalu lalang dihadapan ku
Dengan pijakan kaki ku yang tak lagi berada pada jejaknya
Langkahku terseok pergi perlahan menuju arah yang berharap baik-baik saja
Namun semua hanyalah semu
Saat langkahku belum mampu sampai dijejak yang ku harap aman
Puluhan tetesan telah lebih dulu membasahi pipiku
Mataku menunduk terpejam menutup serapat-rapatnya dari dunia dihadapanku
Meraung menangis berharap sakit itu pergi dariku
Dan berharap kuat agar aku tak perlu sembunyi lagi dari kehidupan yang beredar
Itu semua dulu
Saat aku lemah tak mampu menahan sandungan yang membuatku jatuh
Sejak dari kala itu
Kehendak-Nya membuatku semakin yakin menghadapi tantangan duniaku
Terimakasih Tuhan💓
@qiylr
Komentar
Posting Komentar