Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

Celoteh Asa 32 (Bekas Luka)

Rantai bayangan dibenakku perlahan mengayunkan jemarinya Membelenggu separuh nyawa tanda kehidupan Rintihan itu masih terdengar nyaring hingga ke singgasana sang raja Hampir separuh hidupnya dikorbankan demi cinta yang terurai Jejak langkah sang raja perlahan ke gerbang istana sang putri Sang putri terdiam membisu Kala bola mata itu menatap nyalang terhadapnya Tatapan yang dulu menyejukkan sanubarinya Kini seakan redam oleh api yang menghujam logikanya  Sang ratu menarik paksa raja kembali ke singgasananya Meninggalkan jejak langkah kaki yang pernah bernaung dalam relung hatinya Belahan jiwanya telah sampai ke singgasana seharusnya Menunggu takdir menghapus kenangan serta rasanya #11September 2022 @qiyamu_laila

Celoteh Asa 35 (Hadir kembali)

Sederet kisah yang telah bernaung ke puncak waktu itu Perlahan hadir ke sisi peraduan ini Tatapannya nanar pada tamu yang sempat singgah disalah satu muara nya Ia kembali hadir Pada suasana pertama kali bertemu  Menyisakan beribu tanya dibenak Ia datang tanpa seucap bait maaf Berlalu lalang layaknya pengembara yang ingin berpetualang kembali Seulas senyum yang selalu menjadi pintu sapaan pertama Kini kan ku ubah laksana rumah yang tak ingin disinggahi Relung hati yang pernah terang layaknya mentari pagi Kini hangus terbakar mentari yang menumpahkan kotorannya  Jutaan angan yang memenuhi ruang rindu itu  Telah hancur bersama kaca yang pernah ia singkirkan dari waktu ke waktu Hingga ia tumbuh kembali menjelma sosok abu yang tak ingin dimiliki Siapa sangka sang kuda putih datang Memberikan penawar racun yang pernah sempat terteguk dulu Menjadikan abu itu menjadi ratu dikerajaan nya kembali Cek judul lainnya di :  Disini @qiyamu_laila #16'9'2022

Celoteh Asa 34 (Pulih)

Perlahan luka itu memudar Bekasnya masih ada namun terselubung  Pintu itu masih tertutup rapat Melindungi lara yang pernah terluka Takut jika debu berhembus dan menuai disana menyelimutinya Tetap siaga atas semua pergerakan disekitar Agar lara itu lekas pulih seperti 6 tahun lalu  @qiyamu_laila #21Agustus2022