Celoteh Asa 46
Serendipiti
Dedaunan itu gugur dan terbang ke arah barat
Empat mata yang tak saling pandang bersiteru disebalik akara
Amaraloka itu singgah di istana duniawi pada sang pengampu muaranya
Membisu menarik tangis yang kan meledakkan badainya
Anca itu terlalu sering bernaung dikediaman panglima
Insan itu terpaku pasrah untuk andam karam
Layaknya bianglala yang tak tau kapan akan berputar kembali
Gemintang dibalik mahligai malam itu
Bak hirap dibawa pergi atas tahta nya
Selalu
Sang Dewi menampakkan kirana permatanya
Matanya bak palapa disenandung merdu
Menanti Pangeran yang kan hadir di pesta kalbu
____________________________________________
Etc :
Amaraloka : dunia cinta kasih
Akara : bayang
Anca : rintangan
Andam karam : lenyap
Gemintang : rasi bintang
Hirap : hilang
Palapa : memikat
Kalbu : hati
Serendipiti : Menemukan sesuatu yang menyenangkan saat tidak bermaksud mencarinya
Cek postingan lainnya : Disini@qiyamu_laila
#30Oktober2022
Hari yg cerah , langit di hiasi oleh awan² yg begitu putih sehingga mudah di lihat
BalasHapusDan juga mudah di tiup oleh angin.
Sang ratu yg cantik yg di gemari oleh rakyat nya.
Di hiasi oleh mahkota permata .
Salah seorang pangeran yg menghampirinya,begitu baik dan tampan Tampa di sadari sang ratu jatuh cinta.
Lirikmu
Senyummu
Kasih sayang mu
Keramahan mu
Begitu berarti sehingga membuat sang awan yg putih cantik dengan mudah nya di hembuskan dan mengikuti perkataan sang angin...
SE you orang baik
Sampai bertemu di titik
Terakhir 😣
;)) sampai jumpa dititik selanjutnya
Hapus