Celoteh Asa 41 (Cabut !)


Angin menyeruak berhembus ke helaian hijab ku. Tentang aku yang gusar ingin cepat pergi dari pijakan saat ini. Perlahan pasti aku berhasil keluar dari pengap kelas itu. Sesampainya aku di lorong sekolah tak berpenghuni, aku menemukan secuil ide untuk berlari ke taman belakang sekolah menembus pagar pembatas pohon-pohon yang telah tandus dibawah atap gudang bekas. Ku langkahkan kaki menuju pijakan pertama, namun na'as tepat dipijakan ketiga. Seseorang ingin menerobos jalanku. 
"Hei ngapain disini?" Tanyaku 
"Susstt... Aku lagi dikejar pak Agus." Ucapnya terengah-engah
"Ha? Lagi dikejar?..." Belum sempat aku melanjutkan ucapku, suara teriak pak Agus mengagetkan ku.
"Heii Junedd!!!!!!!" Teriaknya. Aku yang takut ketahuan pun ingin segera berlari menuju kedalam sekolah kembali. Tapi sebelum itu terjadi, Juned sudah lebih dulu menarik pergelangan tanganku ke pagar pembatas sekolah. Hingga aku tak ada pilihan lain selain mengikutinya. 
Setelah kami berhasil memanjat pagar pembatas itu, aku kesal padanya. Seenak jidatnya ia memaksa halus aku untuk ikutan cabut dengannya. 
"Ngapain kamu narik-narik tanganku hah?!" Teriakku padanya
"Mau cabut kan? Kelamaan jalan!" Ucapnya santai
"Bukan mau kabur. Aku cuma rencana mau kabur karena ga mau belajar sama buk Ita." Balasku
"Kamu? Malas belajar? Hahah... Aneh emang!" Sahutnya sambil berjalan menuju Utara 
"Heh, gmna dong nanti aku masuk ke sekolah lagi kalau gini caranya?!" 
"Gampang mah itu, tinggal terobos masuk pas jam sholat Zuhur. Atau kalau kamu takut, ntar barengan sama aku aja masuknya. Eh tpi kayaknya lebih enakan tidur sih daripada sekolah. Dah lah, pandai-pandai kamu aja ntar" Ucapnya sambil meninggalkan ku
"Heiii, namaku baik ya disekolah. Aku ini mata-mata kelas!" Ucapku spontan yang membuat ia mengernyitkan dahi
"Hm? Maksudnya?" 
"Ah ngga ada. Intinya kamu harus bisa buat aku masuk ke sekolah kembali. Tas ku dikelas!" Ucapku sedikit gelagapan 
"Oh oke oke, nanti aku tunggu kamu disini jam sholat Padahal tinggal suruh pacarmu untuk bawakan tasmu pulang, hadeh.." Responnya singkat
"_-" 
Ah kesal. Aku mengurungkan niatku untuk kabur dari sekolah. Aku segera berbalik menuju gerbang sekolah saat jam istirahat. 
"Hei, Na. Ngapain kamu dari sana?" Ucap seseorang yang tiba-tiba sudah berada di depanku.
"Rencana mau pulang bentar, tapi gajadi Sya" balasku 
"Ooh tumbenan banget ya" 
"Kamu ngapain disini, Sya? Tanyaku curiga
"Hehe kamu kayak gatau aku aja, Na" alisnya naik turun mengisyaratkan 
"Hem bakalan aku kaduin ke Buk Ita ya ntar kamu, Sya" ancamku
"Aaa Rainaa.. jangan ihh. Kamu kan tau kalau aku bosen banget belajar sama Buk Ita, Na. Plis jangan kaduin ya. Kita kan besti" ucap Tasya, sahabatku

Kami segera menuju 

      
Cek postingan lainnya : Disini

Draft

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Celoteh Asa 57