Celoteh Asa 36 (Warna yang Mengabu)
Mengunci lisan dan menghalangi sanubari demi jiwa yang pernah patah
Banyak erangan yang mengatakan "kamu terlalu tuli dan buta atas sekitarmu"
Jauh dari itu, pengalihan respon diri agar mereka tidak sekedar menutupi rasa penasaran sendiri
Tetap konstan menjawab sapaan
Agar bimbang dan rapuh itu tidak diketahui jiwa lain yang menaruh kepo
Membiasakan batin untuk terus bertahan agar tidak merembes ke sosial media manapun
Demi diri yang pernah hancur dan bekas yang perlahan memudar
Berceloteh tentang asa yang pernah terlindas terinjak keadaan
Hingga terus menelusuri kembali jejak singgah bekas luka yang pernah ada
Cek judul lainnya : Disini
#AdaDiantaraAbu
#RetakKembali
#DariAkuYangPernahAdaNamunTiada
@qiyamu_laila
#10Sept2022

Komentar
Posting Komentar