Celoteh Asa 23 (Sebuah kabar)
Jembatan Siti Nurbaya, Kota Padang
"Kau tau? Semua ini mengajarkan kita makna rindu yang tak berkesudahan. Aku tetap disini. Sejak tadi, menunggu waktu yang tersisa di hari ini agar aku tetap tahu apa kabarmu. Hei, mengertilah."
Jakarta, Indonesia
Mataku mengerjap ke salah satu notifikasi pesan WhatsApp.
"Apa-apaan dia."
Via telepon
"Hei kamu, tak tahukah kamu darling ? Jaringan seakan memisahkan kita agar tak lebih cepat mengabari. Jaringan pergi bersama lampu yg entah kapan hidupnya. Semuanya seakan sunyi." Sorot matanya berapi-api berucap pada sang kekasih.
"Senyap namun tenang. Damai sekali". Balas kekasihnya singkat.
"Ah aku tidak terima!" Gerutunya diseberang sana
"Aku disini bersama setitik temaram cahaya. Dan menjadi saksi bisu dalam jiwaku ini." Ujarnya sembari mematikan telepon.
(DRAFT)
@qi_ylr
#9Juli2022
Cek judul lainnya : Disini
Komentar
Posting Komentar